5 Makanan Betawi yang harus kamu coba!

  • Febuari 2021, Kingnen Tjiputra

Jangan ngaku anak gaul Jakarta kalau kalian belum coba 5 makanan ini yang mungkin kamu ga sadari adalah makanan khas Betawi.

1. Kerak Telor

Sumber: nativeindonesia.com

Berasal dari telur ayam / bebek dicampur dengan ebi dan beras ketan putih yang dimasak menggunakan arang. Diatasnya di beri taburan yaitu kelapa sangrai dicampur beberapa bumbu (serundeng) dan juga bawang merah goreng. Hal yang unik dari kerak telor ini adalah cara memasaknya. Ketika telur menjadi setengah matang makan di balik wajannya menghadap arang panas hingga menjadi seperti kerak.

Makanan ini sudah ada dari jaman kolonial Belanda dan dapat kalian temukan di Kota Tua atau pada saat perayaan ulang tahun kota Jakarta di Jakarta Fair. Banyak hajatan pun tidak turut lupa menghadirkan kerak telor sebagai salah satu menu andalan mereka.

2. Soto Betawi

Sumber: doyanresep.com

Makanan berkuah dengan campuran bumbu, santan dengan daging sapi ini menjadi salah satu makanan khas Jakarta. Tambahan tomat, kentang, emping goreng dan bawang goreng pun menjadi pelengkap soto ini. Soto ini dapat kalian dapatkan di berbagai tempat seperti warung, ruko, restoran bahkan sampai hotel bintang lima.

Kalian harus menikmati soto ini dengan pilihan dari jeroan sapi, daging sapi, urat, kikil atau dicampur semua. Soto ini akan lebih nikmat jika dimakan dengan sepiring nasi putih, kerupuk putih dan juga acar.

3. Asinan Betawi

Sumber: resepkoki.id

Makanan ini biasanya merupakan campuran dari sawi, kol, tauge, tahu putih dan selada yang ditaburi dengan kacang tanah goreng dan kerupuk mie. Asinan ini di disiram dengan kuah bumbu kacang yang sudah di bumbui sehingga rasanya gurih, asin dan enak.

Bahan yang digunakan sedikit mirip dengan rujak, tetapi yang menjadi perbedaan adalah bahan asinan sudah melalui proses pengacaran (pengasinan dengan garam dan cuka). Sedangkan untuk rujak, bahan yang digunakan segar dan disajikan langsung.

4. Soto Tangkar

Sumber: resepkoki.id

Berbeda dengan soto betawi, soto tangkar mempunyai warna yang lebih pekat bahkan kemerahan. Tangkar sendiri berasal dari bahasa Betawi yang berarti iga sapi.

Karena ketika jaman penjajahan Belanda dan dengan adanya perang membuat kondisi memprihantikan dan susah. Sehingga masyarakyat Betawi beradaptasi dengan membuat soto dari bagian iga yang mempunyai sedikit daging. Tapi seiringnya waktu, soto tangkar sekarang tidak hanya menggunakan iga tetapi menggunakan daging dan juga jeroan sapi.

5. Nasi Ulam Betawi

Sumber: medium.com

Hidangan nasi yang dicampur dengan berbagai bumbu dan rempah ini merupakan adaptasi dari hidangan melayu. Terdapat banyak variasi hidangan ini sama seperti soto yang dapat kalian temukan di Sumatera, Bali dan juga Malaysia.

Terdapat 2 macem jenis nasi ulam Betawi yaitu nasi ulam berkuah (basah) dan tidak berkuah (kering). Dengan campuran daun kemangi, serundeng, telur dadar, perkedel, tempe dan kerupuk ini pastinya kalian tidak bisa melewatkannya.

Jika kalian udah tau dan udah ngiler liatinnya, makan mari kita makan sehingga kita bisa tetap mempertahankan budaya kuliner kita.