Buat pecinta fesyen tapi gak tahan panasnya indonesia, ini kita pilih 5 fesyen brand fungsional tapi stylish!

Buat para pecinta mode yang tinggal di negara tropika panas berbara alias indonesia, pasti pengen tampil keren pakai baju keren tanpa keringetan kan? Ini dia lima merek pakaian fungsional yang sedang populer dan harus kamu ketahui sekarang juga. Kenapa? Karena mereka bisa membantumu tampil keren dan nyaman di musim panas yang terik ini! Jangan sampai penampilanmu terganggu oleh cuaca yang panas dan lembap ya. Merek-merek ini menawarkan pakaian yang tidak hanya praktis, namun juga ringan dan nyaman dipakai di hari-hari terpanas. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang kelima merek pakaian fungsional ini agar kamu bisa tampil kece dan tetap merasa nyaman di musim panas kali ini! 

Carhatt WIP 

Carhartt WIP, atau Carhartt Work In Progress, adalah merek fesyen yang berasal dari merek pakaian kerja Amerika, Carhartt. Merek ini didirikan pada tahun 1994 dan berbasis di Eropa. Pendiri Carhartt WIP adalah Edwin Faeh, yang melihat potensi untuk mengambil pakaian kerja Carhartt yang kokoh dan tahan lama dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih modis dan terinspirasi dari pakaian jalanan.

Koleksi terbaru musim semi / panas SS23. Carhartt WIP

Bahasa desain Carhartt WIP ditandai dengan penggunaan material berkualitas tinggi, desain fungsional, dan garis yang bersih. Mereka dikenal dengan pendekatan minimalis terhadap fashion, dengan fokus menciptakan karya abadi yang bergaya dan praktis. Barang-barang paling terkenal dari Carhartt WIP termasuk chore coat khas mereka, yang telah menjadi barang ikonik dalam mode streetwear. Mereka juga dikenal dengan celana kerja yang tahan lama, tee bergambar, dan aksesori utilitarian seperti ransel dan topi.

Desain mereka terkenal karena menyatukan dua elemen penting: fungsionalitas dan gaya. Baju kerja mereka yang tahan lama dirancang dengan sentuhan mode sehingga tetap stylish saat digunakan di lingkungan kerja maupun sehari-hari. Selain itu, bahan berkualitas tinggi dan perhatian pada detail konstruksi menjadi ciri khas lainnya.

Carhartt WIP juga dikenal dengan logo mereka yang mudah dikenali dan menjadi simbol dari kualitas produk mereka yang handal. Tidak hanya itu, desain-desain mereka selalu mengikuti tren terkini tanpa kehilangan identitas mereknya sendiri.

Secara keseluruhan, Carhartt WIP telah menjadi merek terdepan dalam fesyen streetwear karena kemampuannya memadukan pakaian kerja yang kokoh dengan estetika desain modern.

Stone Island 

Stone Island adalah brand fashion asal Italia yang didirikan pada tahun 1982 oleh seorang desainer bernama Massimo Osti. Mereka punya fokus kuat pada penelitian dan inovasi dalam menciptakan bahan dan desain yang unik.Desain mereka sangat khas dengan pakaian yang fungsional tapi tetap gaya, seringkali dengan detail yang terinspirasi dari militer. Selain itu, penggunaan bahan-bahan inovatif seperti kain reflektif, bahan thermo-sensitive, dan Kevlar juga menjadi ciri khas dari brand ini.

Koleksi terbaru SS23 mereka yang berjudul “Gaya Hantu” alias “Ghost Pieces”

Stone Island memang dikenal sebagai merek yang mengusung desain modern dan fungsional pada produk-produknya. Salah satu contoh nyata adalah koleksi Ghost Pieces, yang menampilkan skema warna monokromatik dan branding minimalis untuk menciptakan tampilan yang elegan dan modern. Koleksi ini juga menggunakan bahan-bahan canggih seperti GORE-TEX® dan PrimaLoft®, sehingga tidak hanya terlihat stylish tetapi juga berfungsi untuk menjaga penggunanya tetap hangat dan kering.

dua produk paling terkenal dari Stone Island, kita bisa menyebutkan “Metallic Shell” jacket dan “Ice Jacket.” Jaket Metallic Shell dikenal karena finishing metaliknya yang unik serta kemampuannya untuk memantulkan cahaya, sedangkan Ice Jacket memiliki kain termo-kromatik yang berubah warna sesuai dengan suhu tubuh pemakai. Kedua jaket ini menunjukkan komitmen Stone Island pada bahan inovatif dan desain cutting-edge yang selalu mengesankan para penggemarnya.

Tapi itulah belum semuanya! Stone Island juga kerap berkolaborasi dengan desainer atau brand ternama seperti Nike dan Supreme untuk menciptakan koleksi-koleksi yang lebih eksklusif lagi. Banyak selebriti dan ikon fashion juga suka memakai produk-produk mereka karena memiliki kualitas yang sangat baik. Dan tentunya kita nggak bisa melewatkan emblem compass-nya yang ikonik dan sering ditemukan di lengan pakaian mereka. Jadi gak heran kalau Stone Island menjadi salah satu brand paling berpengaruh di dunia fashion saat ini.

A-cold-Wall 

A-COLD-WALL* adalah sebuah brand fashion asal Inggris yang didirikan oleh Samuel Ross pada tahun 2015. Ross adalah seorang desainer berbasis di London yang sebelumnya bekerja dengan Virgil Abloh di Off-White. Brand ini telah dikenal karena perpaduan unik antara streetwear dan high fashion, serta fokus pada desain industrial dan estetika utilitarian.

Koleksi terbaru A-COLD-WALL* SS23 yang menggunakan tema “technicolour”

Bahasa desain dari A-COLD-WALL* ditandai dengan siluet dekonstruksi, tepi kasar, dan grafis bold. Brand ini sering menggunakan bahan seperti beton, logam, dan nilon untuk menciptakan karya yang tidak hanya fungsional tetapi juga stylish. A-COLD-WALL* juga sering bekerja sama dengan brand dan seniman lain untuk menciptakan koleksi edisi terbatas.

Salah satu contoh produk paling terkenal dari A-COLD-WALL* yang menampilkan filosofi desain ini adalah “Utility Vest,” yang dilengkapi dengan beberapa kantong dan tali untuk tampilan utilitarian. Contoh lainnya termasuk jaket dengan kantong besar, celana dengan kantong cargo, serta ransel dengan hardware industrial. Semua produk dari A-COLD-WALL* memiliki sentuhan unik dalam perpaduan antara gaya streetwear modern dengan elemen-elemen industri futuristik.

Salah satu contoh “utility vest” dari koleksi SS17

Secara keseluruhan, A-COLD-WALL* telah menegaskan dirinya sebagai brand yang mendorong batasan dalam perpaduan sensibilitas streetwear dengan estetika high fashion. Fokus mereka pada desain industrial dan utilitarian membuatnya populer di kalangan penggemar mode maupun arsitektur.

Y3 

Y-3 adalah merek fashion yang didirikan sebagai kolaborasi antara desainer Jepang Yohji Yamamoto dan perusahaan sportswear Jerman Adidas pada tahun 2002. Huruf “Y” di Y-3 mewakili nama belakang Yamamoto, sedangkan angka “3” melambangkan logo tiga garis Adidas yang ikonik.

Foto koleksi Y3 SS21

Bahasa desain merek ini dikenal dengan estetika avant-garde mereka yang menggabungkan fashion high-end dengan elemen-elemen sportswear. Pakaian Y-3 sering kali menggunakan bahan teknis, material industri, dan detail utilitarian seperti kantong-kantong banyak dan tali yang dapat disesuaikan. 

Sneaker Qasa signature mereka juga sangat mudah dikenali karena desain futuristiknya dan penggunaan bahan teknis. Siluet unik pada sepatu ini dengan sol tabung dan tali elastis telah menjadi ciri khas dari brand tersebut. Tidak hanya penampilannya yang mencolok, sepatu Qasa juga terkenal karena kenyamanan dan performanya. Sepatu ini dirancang untuk atlet dengan konstruksi ringan dan bantalan responsif yang sempurna untuk lari atau berlatih.

Sepatu Qasa Y3 juga sangat ikonik dan dicari banyak pecinta gaya streetwear

Desain fashion Y-3 menempatkan penekanan kuat pada utilitas, artinya pakaian dirancang dengan praktikalitas dan fungsi dalam pikiran. Hal ini tercermin dalam penggunaan material industri, seperti kain teknis, zipper, dan tali yang sering digunakan dalam desain mereka. Fokus pada utilitas juga berarti bahwa pakaian Y-3 cenderung memiliki banyak kantong dan kompartemen, memungkinkan untuk penyimpanan mudah barang-barang pribadi. 

Selain itu, Y-3 menggabungkan elemen-elemen sportswear ke dalam desain mereka, yang lebih meningkatkan fungsionalitas pakaian mereka. Pada akhirnya, penekanan pada utilitas di desain fashion Y-3 mencerminkan keinginan untuk menciptakan pakaian yang tidak hanya terlihat modis tetapi juga memiliki tujuan praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Patagonia 

Patagonia adalah brand fashion outdoor yang didirikan oleh Yvon Chouinard pada tahun 1973. Chouinard, seorang pendaki gunung dan penggemar alam bebas, menciptakan Patagonia dengan tujuan untuk membuat pakaian yang tahan lama dan ramah lingkungan untuk para petualang.Desain Patagonia terinspirasi dari keindahan alam dan kebutuhan fungsionalitas praktis. Brand ini dikenal akan penggunaan bahan organik dan daur ulang dalam produksi pakaian mereka serta kampanye-kampanye lingkungan yang aktif.

Koleksi daur ulang Patagonia oleh Frankie Collective

Patagonia terkenal dengan desain minimalistis namun fungsional. Pakaian dan perlengkapan mereka dirancang dengan kegiatan outdoor sebagai prioritas utama, sehingga mereka mengutamakan daya tahan, kenyamanan, dan praktikalitas daripada estetika yang mencolok. Ini berarti produk-produk mereka sering memiliki potongan sederhana, warna-warna netral, dan garis-garis bersih.

Fitur lain yang menentukan dari estetika Patagonia adalah penekanan pada utilitas. Produk-produk mereka dirancang untuk digunakan dalam berbagai aktivitas outdoor seperti hiking, camping, climbing atau surfing. Ini berarti bahwa mereka mengutamakan fungsionalitas daripada tren mode – tetapi itu tidak berarti bahwa mereka mengorbankan gaya sama sekali. Banyak dari produk-produk mereka memiliki detail-detail halus yang menambah minat visual tanpa mengorbankan performa.

Baggies shorts yang suka dipakai penggemar outdoor.

Khususnya bagi kamu yang mencari celana pendek praktis dan nyaman, Baggies Shorts dari Patagonia dapat menjadi pilihan tepat karena terbuat dari bahan cepat kering dengan loose fit sehingga memberikan sirkulasi udara maksimal. Sedangkan Tropic Comfort Hoodie sangat cocok untuk cuaca panas dan lembap karena terbuat dari bahan ringan yang memberikan perlindungan UV dengan desain relaxed fit sehingga memberikan kenyamanan maksimal.

Brand ini telah menjadi favorit di kalangan pecinta alam bebas, petualang, atlet outdoor, dan orang-orang yang peduli dengan lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, Patagonia telah menunjukkan pertumbuhan pesat sebagai salah satu brand fashion paling inovatif dan bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan di dunia mode saat ini.

Jadi jika kamu mencari pakaian fungsional namun tetap bergaya yang tahan terhadap kondisi panas sementara tetap ramah lingkungan, brand utilitarian seperti Y3, Stone Island, A-cold-wall, dan Patagonia merupakan pilihan tepat karena mereka menggunakan bahan berkualitas tinggi seperti katun organik, polyester daur ulang, dan hemp yang digunakan untuk membuat pakaian yang nyaman meski dipakai di daerah tropis dan lembab.